PKM Pelatihan Peracikan Kopi di Desa Rugemuk Kecamatan Pantai Labu Deli Serdang
  • Super Admin
  • 01. 10. 2019
  • 0
  • 35

Medan,(28/9) Tim Pengabdian Masyarakat Fisip Undhar terdiri dari Siswati Saragi, MSP,

Dr. Kariaman sinaga, MAP, Dr. Budiman Purba, MAP dan Maria Ulfa Batoebara, M.Si melaksanakan Pelatihan Peracikan Kopi di Desa Rugemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten  Deli Serdang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewirausahaan masyarakat dan juga melaui komunikasi dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

 Desa wisata mensyaratkan banyak orang terlibat di dalamnya. Hal itu dikarenakan desa wisata melibatkan banyak aspek sekaligus. Aspek alam terutama desa wisata yang menjual potensi wisata alam yakni Pantai Labu, dalam pelatihan ini diikuti oleh Kepala Desa Sofyan dan 10 orang warga.   Masyarakat antusias mengikuti pelatihan peracikan kopi ini dengan dipandu oleh Barista  Manan Nasution, S.Sos yang merupakan alumni Fisip Undhar.

Salah seorang anggota Tim PKM Undhar Maria Ulfa Batoebara, M.Si mengatakan” komunikasi lewat secangkir kopi mampu mengeluarkan kreativitas seseorang, begitu juga dengan kemampuan berkomunikasi menguatkan ekonomi kreatif saat ini, kemampuan berkomunikasi menjadi sangat diperlukan di berbagai aspek pekerjaan. Tentu tujuannya agar dapat melancarkan hubungan dengan orang lain”.

Menurut Dr. Budiman Purba, MAP “Usaha modal kecil untung besar di desa terpencil bisa dilakukan dengan bersama-sama warga yang lain membangun suatu unit usaha”.

Menueur dr. Kariaman Sinaga, MAP”  Kegiatan bagaimana mengembangkan wisata yang merupakan prioritas di Indonesia untuk pengembangan desa wisata dan termasuk di desa Rugemuk, adapun beberapa point yang menjadi latar belakang kita aktor-akor pejabat pengusahaa untuk meningkatkan perekonomian kita dan kesejahteraan desa menurut UU No.6 tahun 2014.”

Untuk mewujudkan keberhasilan pelaksanaan pengabdian dalam rangka mendukung pembangunan wilayah Kabupaten Deli Serdang terutama Desa Rugemuk maka perlu didukung oleh sinergitas dan keterpaduan tiga pihak yaitu masyarakat, pemerintah dan perguruan tinggi. Oleh karena itu maka berbasis pada hasil analisis situasi dan kesepakatan tentang program prioritas yang ada maka program yang disepakati untuk dilaksanakan sekaligus sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan yang ada. (Dw)

 

 

 

Lainnya :