Mahasiswa Undhar Ditanamkan Jiwa Enterpreneur
  • Super Admin
  • 31. 07. 2018
  • 0
  • 175

Medan  – Memasuki era revolusi industri 4.0, perguruan tinggi dituntut untuk mampu mempersiapkan generasi yang cerdas informasi dan teknologi (IT), dan mengharuskan mahasiswa berjiwa enterpreneurship.

Sejalan dengan tuntutan itu, Universitas Dharmawangsa (Undhar) akan menjadi universitas yang unggul di bidang enterpreneur di tingkat nasional pada tahun 2023. Untuk mewujudkan visinya itu, Undhar menanamkan jiwa enterpreneur kepada mahasiswanya.

“Undhar menciptakan mahasiswa siap kerja dan mandiri. Artinya, mahasiswa Undhar bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dan tidak semata-mata menjadi pegawai saja,” kata Rektor Undhar Dr H Kusbianto SH MHum di kampus Jalan KL Yos Sudarso Medan, Rabu (25/7/2018).

Kusbianto menuturkan, Undhar telah menjadikan pendidikan kewirausahaan sebagai salah satu hal penting. Dari segi kurikulum, Undhar telah menjadikan mata kuliah kewirausahaan menjadi mata kuliah wajib universitas. Bentuk keseriusan kewirausahaan ini, setiap program studi di Undhar ada mata kuliah enterpreneurship dan etika profesi.

Menurutnya, mata kuliah yang diwajibkan itu sesuai dengan kurikulum berbasis Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).

“Undhar memakai acuan SN Dikti itu dalam menyusun visi universitas yakni menjadi universitas yang unggul di bidang enterpreneur di tingkat nasional pada tahun 2023,” ungkapnya.

Kusbianto mengakui, tidak mungkin semua lulusan perguruan tinggi itu mampu ditampung di pemerintahan sebagai pegawai aparatur sipil negara. Jadi, kata Kusbianto, jiwa enterpreneurship harus ditanamkan pada lulusan Universitas Dharmawangsa.

Dia berharap pendidikan kewirausahaan yang diperoleh selama perkuliahan bisa dijadikan modal untuk melakukan kewirausahaan dalam berbagai bentuknya setelah mahasiswa lulus.

Kusbianto menegaskan, sudah menjadi komitmen Undhar agar lulusannya mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain untuk mencapai target Undhar di tingkat nasional sesuai visinya.

Disebutkan Kusbianto, pada tahun akademik 2018/2019 ini Undhar yang memiliki 5 fakultas (Fakultas Hukum, Sosial Politik, Perikanan, Agama Islam, Ekonomi) dan 1 program diploma III (manajemen informatika dan akuntansi) siap menampung 1.000 mahasiswa baru.

“Pendaftaran berlangsung hingga September 2018 dan pelaksanaan ujian seleksi masuk dilakukan dalam tiga gelombang,” ujarnya.

Mahasiswa Undhar mendapat kesempatan meraih beasiswa, antara lain beasiswa Bidikmisi, Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dari Dirjen Dikti/Kopertis, beasiswa yayasan dan kerjasama dengan pemkab (Pemkab Nias untuk Fakultas Perikanan). Selain itu juga ada beasiswa dari BUMN, PTPN, perusahaan swasta mitra Undhar.

“Beasiswa dari Pemkab Nias itu khusus untuk mahasiswa Fakultas Perikanan yang merupakan satu-satunya fakultas yang ada di Sumut,” kata Kusbianto.

Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Dharmawangsa H Muzakkir SE menuturkan pihaknya selalu membenahi diri dari waktu ke waktu, melakukan inovasi dan terobosan baru untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan. Caranya dengan semakin melengkapi sarana-prasarana, menambah ruang kuliah.

“Mulai 2017 semua ruang kuliah telah ber-AC. Selain itu telah kami memperluas kampus dan menambah ruang perkantoran, tepatnya di depan kampus yang sekarang telah menjadi milik Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan,” ujarnya.

Perluasan kampus dengan menambah gedung perkuliahan dilakukan karena pada tahun ini Undhar menerima mahasiswa yang kuliah pagi. Sebelumnya Undhar melakukan perkuliahan sore hari.

Muzakkir juga mengatakan, dalam upaya meningkatkan SDM, pihak yayasan memberikan beasiswa kepada dosen tetap yang melanjutkan pendidikan ke Strata-2 dan Strata-3, di dalam dan luar negeri. Yayasan, kata Muzakkir, juga menghidupkan atmosfir akademik serta melengkapi perpustakaan dan laboratorium.(pw)

Lainnya :